Photo by Julian Tirtadjaja

Kejuaraan Rugby XVs Jakarta Series 2019 berakhir pada hari Sabtu 30 Maret yang lalu dengan sebuah kemeriahan yang luar biasa, layaknya sebuah pesta bagi para insan Rugby di Jakarta dan sekitarnya.

Sebuah warisan dari perhelatan Asian Games ke-18 yang lalu, pada akhirnya Lapangan Rugby Senayan kini juga dapat digunakan sebagai berbagai pertandingan dan kejuaraan Tanah Air. Dengan dihadiri oleh sekitar seratusan penonton, Lapangan Rugby permanen pertama di Indonesia tersebut menjadi saksi beberapa partai final kejuaraan Jakarta XV’s Series 2019.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pertandingan antara dua team relatif baru dalam perkancahan Rugby nasional yaitu Banten Rajawali dan Rusa Bogor, yang bertanding dalam partai Rugby 7s. Kedua tim bertarung di bawah terik panasnya matahari tepat pada jam 12.00 siang.

Bogor mengejutkan tim Banten dengan mencetak try pertama namun mereka segera mengatur ulang serangan dengan mencetak beberapa try beruntun sehingga unggul 15-5 di akhir babak pertama. Serangan dari trio Banten, Bayu, Erlang dan Dhito terus menggempur Bogor yang dilatih oleh pemain lawas Kevin Romario dengan pemain bintangnya, Pino.

Sayang sekali perlawanan Bogor pada akhirnya tidak cukup untuk mendobrak struktur permainan Banten sehingga mereka harus mengakui keunggulan tim Rajawali, 32-12 saat peluit akhir ditiupkan.

Partai kedua menyajikan pertarungan di kategori Putri antara UNJ Rugby dan Jakarta Banteng. Pertandingan sebelumnya yang dimenangkan oleh UNJ menjadi pemicu bagi Banteng untuk bertarung lebih keras.

Apa daya, dua try cepat dari UNJ dalam tiga menit pertama cukup mengejutkan para pemain Banteng. Beberapa peluang dari forwards Banteng yaitu Keizya, Sarah dan Nancy, serta kecepatan di backs Essy dan Gomez tidak cukup untuk membuka jalan serangan bagi Banteng.

Photo by Prastika Citra Utami

Sebaliknya, diperkuat pemain baru yang semakin membaik, ditambah dengan pemain senior yang sudah cukup matang, UNJ terus menyerang. Kecepatan dari Nissa dan Rara serta permainan mendobrak dari Dhea dan Iin pada akhirnya membuat UNJ unggul 37-0.

Pada perebutan Juara III Jakarta XVs Series 2019, UNJ berhadapan dengan JJRG.

Taktik UNJ yang memainkan pemain besar di center dan wings membuahkan hasil yang baik melawan tim JJRG yang sedang tidak turun dengan kekuatan optimal. Berbagai gempuran dari forwards UNJ yaitu Leo dan Yusuf menyerap pertahanan JJRG sehingga membuka peluang bagi Aris, Andre dkk untuk menyerang dengan cukup leluasa di backs. Try demi try dari UNJ kerap membuat frustasi para pemain JJRG yang berulang kali terpaksa melakukan konsolidasi ulang di lapangan.

Photo by Prastika Citra Utami

Pasukan JJRG yang diperkuat beberapa pemain yang baru pertama kali bermain XVs dengan gagah memberikan perlawanan di sector depan dengan bermain pick and go. Para pemain yang terbilang senior dengan sabar menghantam satu fase demi satu fase sehingga pada akhirnya dapat mencetak dua try balasan. Sayang sekali, kegigihan pasukan JJRG belum cukup untuk mengalahkan semangat dari UNJ sehingga pada akhirnya UNJ-lah yang merebut Juara III dengan skor akhir 90-10.

Pada partai akbar yang ditunggu-tunggu, sekali lagi untuk kesekian kalinya, Jakarta Banteng Rugby Club berhadapan dengan rival terbesarnya, Jakarta Komodo.

Photo by Julian Tirtadjaja

Setelah cukup solid di pertahanan selama menit-menit awal pertandingan, Banteng akhirnya gagal membendung serangan terus menerus dari Komodo yang dengan telaten menyerang menggunakan keunggulan fisik di trio front-row mereka yang terdiri dari Will, Daniel dan Ewan.

Keunggulan di scrums juga membuat Banteng sedikit kewalahan namun dengan menerapkan taktik menendang untuk teritori, Banteng cukup efektif untuk menghalau serangan Komodo selama beberapa waktu.

Photo by Julian Tirtadjaja

Beberapa serangan dari Banteng nyaris membuka peluang, dimotori oleh Alex di half-back serta Scott dan Stephen di centers. Perlu diacungkan jempol juga bagi Nate dan forwards Banteng Marco, Browny dan Russlee yang dengan tekun menghadapi serangan dari Komodo, khususnya dari Dominic, Justin dan Glen.

Pada akhirnya, permainan keras dan cepat dari kedua tim berakhir sekali lagi dengan kemenangan untuk Komodo 32-7.

Photo by Samuel Bulbeck
Photo by Samuel Bulbeck

Selamat kepada Komodo, Juara Jakarta XVs Series 2019!

Sebuah turnamen yang seru dan menyenangkan yang juga menjadi bagian untuk seleksi pemain Timnas Putra yang akan bertanding pada Asian Rugby Championship 2019 beberapa bulan yang akan datang. Semoga semakin banyak pertandingan dan turnamen XVs yang diselenggarakan di Indonesia menjadi ajang ditemukannya bakat-bakat baru Rugby masa depan.